oleh

PGRI Sumut Terus Perjuangkan Kemajuan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

Medan, POL | Ketua PGRI Sumatera Utara Abdul Rahman  Siregar menegaskan, setelah terpilih   kembali  menjadi  Ketua  PGRI  Sumatera  Utara   Periode  2019 – 2024  akan terus memperjuangkan nasib para guru yang bernaung di bawah organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

“Tahun   2020   PGRI ke depannya akan  mengusahakan  kembali agar Sumatera Utara mendapatkan penghargaan sebanyak dua  orang Bupati/walikota,” kata Abdul Rahman Siregar saat ditemui wartawan di Bandara Kuala Namu Internasinal (KNIA) sepulangnya dari kegiatan hari Guru yang diadakan di Bekasi Cikarang Jawa Barat, Minggu (1/12/2019).

Ia mengatakan, tahun 2021  PGRI Sumut  juga akan mengusahakan mendapatkan  Penghargaan   untuk   2  orang  Bupati/Walikota  serta  Gubernur  Sumatera  Utara  Edy  Rahmayadi.

Gubernur Sumut, sebut Abdul Rahman, akan diajukan   ke  PB  PGRI  untuk  mendapatkan  Penghargaan  pada  Hari  Guru nantinya karena  sudah  sangat memenuhi  persyaratan, yakni setelah  beliau  bertugas  selama  3  Tahun   menjadi  Gubernur.

“Saat ini Gubernur kita baru satu tahun bertugas, maka kami akan berusaha pada tahun 2021 beliau sudah bisa menerima penghargaan bidang pendidikan. Apalagi,  Edy Rahmayadi telah banyak  membantu  guru honor. Kami menilai Edy  sangat  baik dalam  bekerja  sama  dengan PGRI   dalam  memajukan  dunia  Ppndidikan   dan  guru di dawerah ini,” jelasnya.

Karenanya, Abdul Rahman mengajak seluruh Anggota PGRI untuk terus  berdoa  semoga  beliau  tetap sehat   dan  mendapat  hidayah  dari  Allah  Subhanallah Wataala   sehingga   Pendidikan  di  Sumatera  utara   berkwalitas   dan  bermartabat.  “Dirgahayulah  PGRI   ke  74  Tahun 2019,” katanya.

Drs.Abdul Rahman Siregar merupakan sosok tokoh pendidikan  yang telah banyak berbuat dalam memajukan pendidikan di Sumatera Utara, baik dari kurikulum pendidikan maupun masalah kesejahteraan para pendidik dan juga permasalahan-permasalahan yang dialami para pendidik.

Beliau juga merupakan pekerja yang tak pernah mengenal  pamrih. Sosok sederhana dikenal ini selalu memperjuangkan nasib guru. “Jadi tak salah beliau menakodai PGRI Sumut untuk yang kedua kalinya,” kata salah seorang pengurus PGRI yang hadir pada kesempatan tersebut.

Selama masa kepengurusan Drs  Abdul  Rahman  Siregar menjadi ketua periode  2015-2019, PGRI Sumatera Utara berhasil mendapatkan Penghargaan Dwija  Praja  Nugraha (penghargaan tertinggi bidang pendidikan)  untuk  4  orang  Kepala  Daerah, yakni Wildan  Aswan  Tanjung dari  Labusel, Ansyari  Tambunan dari  Deli  Serdang, Zulmi Eldin dari Kota Medan dan tahun ini  Ir  Umar  Zunaidi  Hasibuan dari  Kota  Tebing  Tinggi.

“Bukan hanya penghargaan saja, para guru  honor pun saat ini   mempunyai   status  yang  jelas dan  kesejahteraannya  mulai  meningkat karena mendapat gaji yang  dibayar  dari  dana  APBD  kabupaten/kota  serta  propinsi,” ungkap Abdul Rahman Siregar. (POL/LUKMAN).

 

Berikan Komentar:

News Feed